Bongkar Kelemahan Demi Kemenangan: PKS Kota Pariaman Hadirkan Pengamat Politik dalam Raker 5 Tahun



    PARIAMAN – Berbeda dari biasanya, Rapat Kerja (Raker) DPTD PKS Kota Pariaman yang digelar Minggu (11/1) berlangsung penuh kejutan. Alih-alih hanya berisi agenda internal, partai berlambang padi dan bulan sabit ini justru sengaja "menelanjangi" diri dengan mengundang pakar luar untuk mengkritik performa mereka. Kehadiran Dr. Herry Effendi, praktisi pendidikan sekaligus pengamat politik, menjadi magnet utama dalam Raker ini. Di hadapan seluruh pengurus dan kader, Dr. Herry memberikan bedah kritis mengenai posisi PKS di mata masyarakat Pariaman. Beliau memaparkan beberapa poin krusial yang harus segera diperbaiki. Dr. Herry menyoroti celah komunikasi politik yang perlu diperbaiki agar pesan partai lebih mudah diterima oleh kalangan milenial dan Gen Z di Pariaman. Ia mengusulkan agar PKS tidak hanya dikenal sebagai partai dakwah, tetapi juga memperkuat posisi sebagai pionir solusi pendidikan dan ekonomi kreatif. Perlunya pendekatan yang lebih cair dan membaur dengan tradisi lokal tanpa menghilangkan jati diri partai.

    Ketua DPTD PKS Kota Pariaman terpilih, M. Yasin, S.Tp, menyambut baik kritik tajam tersebut. Anggota DPRD Sumbar ini menegaskan bahwa untuk menang di lima tahun ke depan, PKS tidak boleh antikritik.

"Kami mengundang Dr. Herry Effendi justru karena kami ingin tahu di mana letak kekurangan kami. Kita butuh perspektif objektif agar program kerja lima tahun ke depan bukan sekadar rutinitas, tapi benar-benar menjadi terobosan bagi warga Pariaman," ujar M. Yasin dengan tegas.

    Raker yang dibuka oleh Sekretaris MPW PKS Sumbar, H. Gustami Hidayat, S.Pt, MP, ini juga dihadiri oleh Muhajir Muslim, Lc (Ketua DPED Pariaman). Kehadiran para tokoh ini menunjukkan keseriusan PKS dalam menyelaraskan visi dari tingkat wilayah hingga ke tingkat daerah di Pariaman.

Dengan masukan dari akademisi dan sinergi para tokoh senior, PKS Kota Pariaman kini resmi memulai "maraton" politiknya dengan strategi yang lebih segar, terbuka, dan terukur. (HT)

Jaga Lumbung Pangan Sumbar: Muhamad Yasin Gencarkan Perda Perlindungan Lahan di Pariaman


    PARIAMAN, 25 Oktober 2025 – Upaya serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menjamin ketahanan pangan mendapat dukungan penuh dari legislatif. Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Muhamad Yasin, S.TP, sukses menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) di Aula Rumah Makan Joyo Makmur Kota Pariaman.

        Dihadiri lebih dari 250 peserta, termasuk tokoh masyarakat, kelompok tani, dan Gapoktan dari Kota Pariaman dan Padang Pariaman, kegiatan dua sesi ini bertujuan membumikan payung hukum yang krusial bagi masa depan pertanian Sumbar.

        Muhamad Yasin dalam sambutannya menegaskan bahwa Perda ini lahir dari kekhawatiran akan berkurangnya lahan pertanian produktif akibat laju pembangunan. Ia menekankan bahwa tujuan utama Perda adalah menjamin ketahanan pangan yang berkesinambungan agar Sumbar tidak kehilangan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

    "Kita tidak ingin di daerah kita suatu saat nanti tidak lagi bisa swasembada pangan. Perda ini disusun agar dengan tetap terjaganya jumlah lahan pertanian pangan, Insya Allah swasembada pangan Sumatera Barat bisa dilestarikan," tegas Yasin.   

     Acara semakin komprehensif dengan kehadiran narasumber ahli, Syoprinaldi Nasridal Putra, S.P. (Kepala Balai Alsintan, Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar). Syoprinaldi menjelaskan bingkai hukum Perda tersebut, di mana substansi utamanya mencakup:

        Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B): Kewajiban Pemda menetapkan area spesifik yang tidak boleh dialihfungsikan dan harus dilindungi
        Pengendalian Ketat: Adanya larangan tegas dan sanksi bagi perorangan maupun korporasi yang melakukan alih fungsi lahan LP2B secara ilegal
        Insentif bagi Petani: Pemerintah memberikan dukungan berupa keringanan pajak, prioritas pembangunan infrastruktur irigasi, dan kemudahan akses pembiayaan sebagai kompensasi bagi petani yang berkomitmen menjaga lahan mereka.


Respon Peserta: Dukungan untuk Masa Depan Pangan

Sosialisasi ini disambut baik oleh peserta. Banyak di antara mereka yang baru mengetahui secara detail tentang Perda ini dan menyatakan apresiasi positif.

"Kami sekarang tahu bahwa pemerintah berusaha keras melindungi areal pertanian pangan agar tidak tergeser pembangunan. Adanya Perda ini memberikan kami kepastian hukum dan motivasi untuk tetap mengelola sawah," ujar salah satu perwakilan kelompok tani.

Dengan adanya Perda ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan petani dapat semakin kuat, memastikan lahan pertanian pangan di Kota Pariaman dan Padang Pariaman tetap lestari demi keberlanjutan swasembada pangan Sumatera Barat. (Djoe)

Aksi Nyata Kader PKS: Muhamad Yasin Guyurkan 15 Mesin Tempel Baru untuk 13 Kelompok Nelayan Pariaman

 





PARIAMAN — Tak hanya berjanji, Anggota DPRD Sumatera Barat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhamad Yasin, STp, langsung tancap gas merealisasikan komitmennya untuk nelayan. Tepat pada 30 September 2025, Yasin menyerahkan total 15 unit mesin tempel—senilai miliaran rupiah—kepada 13 kelompok nelayan dari Kota dan Kabupaten Padang Pariaman.

Bantuan yang diserahkan di Aula Serba G


una Desa Pasir Sunur ini bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2025. Rinciannya, 8 kelompok nelayan mendapat jatah 6 unit mesin tempel 40 PK, sementara 5 kelompok lainnya menerima 9 unit mesin tempel 15 PK. Bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak hasil tangkapan dan memperpendek waktu melaut.

Dalam sambutannya, Yasin menegaskan bahwa aksinya ini adalah bukti nyata PKS senantiasa bersama rakyat.

"Ini adalah bentuk komitmen saya dan PKS untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Baru dilantik 27 Agustus 2025, kami langsung bergerak cepat di akhir tahun itu juga mengalokasikan program strategis untuk nelayan, petani, UMKM, hingga infrastruktur. Ini janji dan komitmen kami untuk menyejahterakan masyarakat di dapil," tegas Yasin.

Kepada para penerima manfaat, Yasin berpesan dengan nada santai namun tegas. "Saya tak mau dengar mesin ini dijual! Gunakan sebaik-baiknya untuk melaut. Insya Allah, tahun depan kami akan sisir lagi dan mengalokasikan bantuan serupa bagi nelayan yang belum terjangkau."

Acara yang dipenuhi antusiasme ini turut dihadiri oleh Kabid Perikanan Tangkap DKP Provinsi Sumbar serta Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan dari Kota dan Kabupaten Padang Pariaman.


Milenial Pariaman Titipkan Harapa pada Mahyeldi Vasko

PKS PARIAMAN (17/10)  “Kami akan terus memperjuangkan terbukanya lapangan-lapangan kerja, baik melalui kerjasama dengan instansi maupun mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru di Sumbar,” ujar Mahyeldi ketika bertatap muka dan diskusi dengan atusan Milenial dari Jawi-Jawi di seba kafe di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman Kamis (17/10/2024) malam.  Mereka menilai Mahyeldi layak melanjutkan periode kedua kepemimpinannya.

salah seoranng pemuda Irvann menngatakan “Kami, milenial Pariaman, terkhusus yang ada di daerah Jawi-Jawi, sepakat mendukung Mahyeldi-Vasko demi keberlanjutan pembangunan di Sumatera Barat,” 

dalamm diskusi ini para milenial ini  berharap Mahyeldi-Vasko dapat melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan, terutama dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga dapatkan mencarikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh generasi muda Sumbar dalam mencari lapangan pekerjaan m nantinya. 

    Mahyeldi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menciptakan lapangan pekerjaan baru dengann menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan muda. disamping itu Buya juga menngajak para milenial ini untuk terus menggali dan melakukan  inovasi dan keterampilan baru dalam era modern ini, agar generasi muda Sumbar dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. “Generasi muda harus siap bersaing dan terus mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” katanya.

 Juru Bicara (Jubir) Mahyeldi-Vasko, Dolla Indra mengajak generasi muda, terutama Milenial Sumbar untuk realistis dalam memilih pemimpin kedepan.

“Generasi muda, milenial hingga Gen Z haruslah realistis dalam memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Dipastikan mampu mengakomodir kebutuhan dari generasi muda kedepan,” katanya saat melanjutkan pertemuan tersebut.

Dia juga mengajak agar dimasa kampanye ini dilakukan dengan santun, dan mengutamakan penyampaian gagasan.

Warga Antusias menyambut kehadiran Bapak Genius umar dan M. Ridwan

 




pariamann (5/10), Pukul 16.30 WIB. Setelah menyapa masyarakat Cubadak Mentawai, Genius-Ridwan lanjut  Menyapa Masyarakat Kajai Kec.Pariaman Timur Pukul 16.30 WIB. Kampanye ini dihadiri oleh Bapak Romi Rusli sebagai ketua PKS sekaligus pemenenangan Mahyeldi-Vasco calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar dan  Ibu Mimi sebagai ketua BPKK PKS Kota Pariaman. Kampanye  dikawal oleh Polisi dan KPU. Meskipun diguyur hujan tidak menurunkan semangat masyatakat Kajai berdiskusi dan bersilaturahmi dengan bapak Ridwan.   2 orang yang paling semangat selama kegiatan  diberi doorprize oleh panitia dan diakhir acara pembagian kalender genius-ridwan.Genius-Ridwan bertemu masyarakat dan bersilaturahmi di Kajai, Kec. Pariaman Timur. kehadiran  Bapak Gennius Umar dan M. Ridwan disambut antusias warga.  
 





PKS Usung Genius _Ridwan


Pariaman, 3 Juli 2024. PKS Pariaman melalui  SK resmi dari DPP PKS  untuk Pemilihan Walikota Pariaman menetapkan Genius Umar, Muhammad Ridwan sebagai pasangan Calon Walikota dan Walikota Pariaman periode 2024-2029.

Romi Rusli selalu Ketua DPD PKS Kota Pariaman menyampaikan; Arah dan tujuan politik PKS adalah melahirkan pemimpin yang membahagiakan dan mensejahterakan kotanya. Genius-Ridwan adalah calon yang tepat untuk tujuan tersebut. Rekam jejak calon bisa kita telusuri. 

Misalnya program Genius Umar yakni mengenalkan wisata pulau angso dan sepanjang pantai Pariaman ke daerah kaya terutama provinsi tetangga Riau. 

Hal tersebut mendatangkan pendapatan yang  dinikmati, terutama UMKM dan berputarnya uang di Kota Pariaman. Belum lagi jalan lingkar menyusuri pantai dan sungai yang menarik  wisatawan.

Romi Rusli juga menambahkan untuk program SAGASAJA terbilang bagus karena bisa menyekolahkan anak-anak berprestasi yang kurang mampu ke Perguruan Tinggi Negeri, harapan kemudahan ini yang ini kami lanjutkan untuk periode yang berikut nya.

Sementara untuk cawawako Muhammad Ridwan, Romi juga menyampaikan tentang rekam jejak beliau jelas selama di DPRD provinsi seluruh gaji disumbangkan untuk masyarakat, anak yatim, pendidikan dan sosial.
Program anggaran bantuan rumah ibadah dan lain sebagainya selama di dewan, dan ini sudah dirasakan masyarakat.

Hal inilah yang membuat PKS Kota Pariaman menetapkan hati untuk mengusulkan pasangan ini sebagai pemimpin kota pariaman. Romi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kerjasama dan memberikan dukungan untuk pasangan Genius-Ridwan dengan tujuan mensejahterakan dan membahagiakan warga kota Pariaman. 

*Humas DPD PKS Kota Pariaman.